Makassar, Dmedia - KKG PJOK Kecamatan Tallo menggelar pertemuan silaturahmi dan koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar pada Jumat, 5 Desember 2025, di Kantor KONI Makassar.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua KONI Kota Makassar, Kepala Bidang Pendidikan dan Pembinaan Olahraga, serta Sekretaris Bidang Pendidikan dan Pembinaan Olahraga kota. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kerja antara organisasi guru olahraga dan otoritas pembinaan olahraga daerah.
Dalam sambutannya, Azhar selaku Wakil Ketua KONI Kota Makassar menyampaikan apresiasi kepada guru-guru PJOK dari Kecamatan Tallo yang hadir. Ia menilai pertemuan itu sebagai langkah strategis untuk membangun sinergi antara KONI dan para pendidik olahraga.
“Semoga ke depan kita akan lebih banyak berkolaborasi dan berkoordinasi dalam mengharumkan olahraga Kota Makassar, terkhusus di Kecamatan Tallo,” kata Azhar dalam acara tersebut.
Pertemuan itu juga membahas penguatan pembinaan olahraga di tingkat sekolah, terutama melalui peningkatan kompetensi guru PJOK. Ketua KKG PJOK Kecamatan Tallo, Akhwil Hidayat, mengatakan koordinasi ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan tunggal.
Ia menekankan perlunya pendampingan yang lebih intensif di lapangan agar program pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan terarah. Menurutnya, kehadiran KONI sebagai lembaga pembina olahraga daerah memiliki peran khusus dalam membantu sekolah meningkatkan kualitas kegiatan ekstrakurikuler.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah rencana pelatihan dasar kepelatihan untuk guru PJOK di Kecamatan Tallo. Pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis guru dalam menangani cabang olahraga tertentu dan memastikan standar pembinaan yang lebih profesional di lingkungan sekolah.
Sertifikat pelatihan nantinya dapat digunakan sebagai dokumen pendukung administrasi kegiatan ekstrakurikuler, yang selama ini menjadi persyaratan dalam berbagai bentuk kegiatan resmi di sekolah maupun kompetisi antarwilayah.
Upaya pembinaan olahraga di sekolah dianggap penting mengingat peran pendidikan dasar dan menengah dalam membentuk fondasi atlet masa depan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah sekolah di Makassar meningkatkan fokus pada cabang-cabang olahraga tertentu, termasuk sepak bola, atletik, pencak silat, dan bola voli.
KONI Kota Makassar sebelumnya telah mengembangkan beberapa program pengembangan atlet usia dini, meski penerapannya di tingkat sekolah masih bervariasi.
Pertemuan antara KKG PJOK Tallo dan KONI Makassar ini mencerminkan upaya memperkuat ekosistem olahraga daerah melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Meski belum ada jadwal resmi untuk pelatihan kepelatihan tersebut, pembahasan awal menjadi indikasi bahwa program ini akan menjadi agenda prioritas dalam waktu dekat.
KONI Kota Makassar juga menegaskan kesiapan mereka untuk mendukung tindak lanjut kerja sama, terutama dalam aspek pembinaan dan peningkatan kompetensi guru olahraga.
Secara lebih luas, kolaborasi semacam ini selaras dengan kebijakan nasional yang menempatkan penguatan olahraga pendidikan sebagai bagian dari strategi meningkatkan prestasi olahraga daerah dan nasional.
Pemerintah pusat mencatat pentingnya integrasi antara sekolah, pengurus olahraga daerah, dan komunitas lokal untuk menyiapkan talenta atletik sejak dini. Hingga Jumat malam belum ada keterangan tambahan dari KONI terkait rencana anggaran atau mekanisme pelaksanaan pelatihan.
Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepahaman awal untuk melanjutkan koordinasi, baik melalui pertemuan lanjutan maupun kunjungan lapangan ke sekolah-sekolah di Kecamatan Tallo untuk memantau langsung kondisi sarana latihan dan kegiatan ekstrakurikuler.