Dmedia - Pelatihan teknik dasar passing bagi mahasiswa Yayasan Pendidikan Ujung Pandang diselenggarakan di Lapangan Olahraga Yayasan Pendidikan Ujung Pandang, Makassar, pada Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai teknik passing yang benar, efektif, dan mudah diterapkan dalam aktivitas pembelajaran olahraga.

Narasumber sekaligus dosen, M. Imran Hasanuddin, M.Pd, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas kemampuan passing mahasiswa. Ia menambahkan bahwa keterampilan dasar ini penting untuk dikuasai agar kelak dapat diajarkan kembali kepada generasi berikutnya. “Pelatihan teknik dasar passing ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas passing mahasiswa itu sendiri serta kelak dapat diajarkan ke generasi-generasi yang akan datang,” ujarnya dalam sesi penyampaian materi.

Pelatihan berlangsung dalam format praktik langsung di lapangan. Peserta dibimbing untuk memahami prinsip dasar passing, termasuk posisi tubuh, penggunaan kekuatan, dan koordinasi antaranggota tubuh. Metode latihan dibuat ringkas dan aplikatif agar mahasiswa dapat menguasai teknik lebih cepat. Pendekatan ini dianggap penting bagi lembaga pendidikan yang berfokus pada peningkatan kompetensi olahraga dasar.

Salah satu peserta, Iksan, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan mengikuti program tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberi pengetahuan baru mengenai cara melakukan passing dengan benar. “Pengalamannya sangat berharga dan menambah wawasan,” ujarnya singkat.

Program ini dilaksanakan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terdiri dari Imran Hasanuddin, Ricardo Valentino Latuheru, Irfan, dan Muh. Syahrul Saleh. Tim tersebut merancang pelatihan agar selaras dengan kebutuhan mahasiswa, terutama dalam meningkatkan penguasaan teknik dasar yang menjadi fondasi dalam banyak cabang olahraga.

Passing merupakan teknik fundamental yang digunakan dalam sejumlah permainan bola. Penguasaan teknik yang benar menjadi salah satu indikator kemampuan dasar atlet maupun calon pelatih. Penerapan metode pelatihan berbasis praktik lapangan diyakini lebih efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik mahasiswa dibandingkan pembelajaran berbasis teori.

Dalam konteks pendidikan tinggi, pelatihan seperti ini menjadi bagian dari strategi penguatan kompetensi mahasiswa. Yayasan Pendidikan Ujung Pandang rutin menyelenggarakan kegiatan peningkatan keterampilan olahraga untuk menjawab kebutuhan kurikulum yang menekankan aspek praktik. Institusi tersebut juga menargetkan pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang, terutama untuk teknik dasar lain seperti dribbling, controlling, atau heading.

Penguatan keterampilan dasar olahraga sejalan dengan tren pembelajaran praktik di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Institusi pendidikan kini lebih menekankan penerapan kompetensi melalui latihan langsung, agar mahasiswa memiliki bekal memadai saat memasuki dunia kerja, termasuk dalam bidang kepelatihan maupun pembinaan olahraga masyarakat.

Belum ada laporan resmi terkait jumlah peserta yang mengikuti pelatihan tersebut pada Kamis. Namun, berdasarkan pantauan kegiatan sebelumnya, pelatihan semacam ini biasanya diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi. Hingga Kamis malam, pihak penyelenggara belum mengeluarkan keterangan tambahan mengenai rencana tindak lanjut pelatihan atau agenda pelatihan lanjutan dalam semester berjalan.

Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Yayasan Pendidikan Ujung Pandang dalam mendukung peningkatan kemampuan mahasiswa melalui aktivitas praktis yang terukur. Pelatihan teknik dasar seperti passing dinilai sebagai bagian penting dari upaya mencetak lulusan yang kompeten dan mampu berkontribusi dalam pengembangan olahraga di wilayah Makassar maupun daerah lainnya.