Dmedia - Kontroversi yang terjadi dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat masih menjadi sorotan publik. Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, ikut menanggapi persoalan tersebut dengan mengapresiasi langkah pimpinan MPR RI yang memutuskan menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara (MC) pada perlombaan itu.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Kawendra menyampaikan penghargaan kepada Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, karena dinilai cepat merespons polemik yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam pernyataannya, Kawendra menilai keputusan penonaktifan juri dan MC merupakan langkah tepat guna menjaga kredibilitas pelaksanaan lomba yang sempat menuai perdebatan.

Ia juga menyoroti penampilan peserta dari SMAN 1 Pontianak pada babak final. Menurutnya, tim tersebut sebenarnya sudah lebih dulu memberikan jawaban yang benar, namun jawaban itu justru dibatalkan oleh pihak dewan juri.

Kawendra menegaskan pentingnya sikap adil dalam proses penilaian agar semangat para peserta tidak luntur akibat polemik yang terjadi.

Sebagai bentuk dukungan moral, ia mengaku telah meminta Ketua DPW Gekrafs Kalbar untuk berkoordinasi dengan tim dari SMAN 1 Pontianak guna memberikan hadiah apresiasi kepada para peserta. Menurutnya, generasi muda berprestasi perlu mendapat dukungan agar tetap optimistis dan termotivasi.

Sebelumnya, polemik LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar ramai diperbincangkan di media sosial usai keputusan juri pada babak final dianggap kontroversial. Banyak warganet menilai terjadi ketidaksesuaian dalam penilaian jawaban peserta, sehingga memunculkan kritik dari berbagai pihak.