Balqis Humaira (@balqishumaira77) menyebut bencana alam di Aceh dan Sumut tidak terjadi begitu saja, melainkan akibat dari penebangan hutan yang terdampak dari kebijakan pemerintah di masa lalu.

"Buat orang-orang yang masih sibuk ngegosipin aib seleb, dengerin baik-baik: banjir yang merendam kampung lo, longsor yang ngubur rumah orang, gajah yang ditemukan mati kayak sampah itu bukan cerita horor. Itu dampak dari kebijakan pejabat atas nama izin, regulasi, dan surat keputusan," tuturnya.

Tanpa ragu, ia pun menyebut nama Zulkifli Hasan (Zulhas) yang dulu pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Zulkifli Hasan. Gue ngomong langsung sebut nama aja karena udah terlalu lama rakyat dicekik sambil disuruh pura-pura buta," ujarnya.

"Gue udah bosen liat pejabat senyum manis di depan kamera, foto panen raya, foto bagi sembako, tapi di balik senyum itu ada tanda tangan yang bikin hutan Sumatera jungkir balik kayak digilas truk tambang," tegasnya.

Balqis juga mengungkit kinerja Zulhas yang sempat mendapat sorotan dunia saat menjabat sebagai Menteri Kehutanan.

Pasalnya, politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu sempat dikritik aktor sekaligus pemerhati lingkungan, Harrison Ford, karena dianggap gagal menghentikan deforestasi dan memicu kerusakan lingkungan.

"Lo tanya aja tuh sama Harrison Ford, semua gajah-gajah yang mati, semua bisa pede merusak hutan karena tanda tangan siapa? Siapa yang dulu duduk di kursi Menteri Kehutanan waktu izin-izin pelepasan kawasan marak dikeluarkan? Zulkifli Hasan," tulis Balqis.

Menurut Balqis, bencana yang terjadi saat ini bukan hanya akibat rusaknya hutan, tetapi juga rusaknya kesadaran para pejabat yang lebih sibuk mengutamakan kepentingannya sendiri dan kebijakannya berdampak besar pada kehidupan banyak orang sampai sekarang.

"Karena yang gue lihat sekarang bukan cuma rusaknya hutan, tapi rusaknya akal sehat bangsa ini, yang rela ngasih karpet merah buat pejabat yang izin-izinnya punya imbas segede bencana alam," pungkasnya.

Unggahan tersebut mencuri perhatian dan dibanjiri beragam komentar positif. Warganet mengaku sepakat dengan perkataan Balqis.

Banyak yang menilai kerusakan hutan merupakan akumulasi dari kelalaian kebijakan pemerintah di masa lalu dan ada pula yang menyebut drama perselingkuhan artis hanya jadi pengalih isu.