Dmedia - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan penyesuaian terbatas dalam susunan Kabinet Merah Putih pada Kamis sore, 5 Februari 2026. Langkah ini menyusul penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Rencana tersebut dibenarkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia mengatakan perombakan kabinet kemungkinan hanya mencakup pengisian posisi yang ditinggalkan Thomas Djiwandono setelah resmi beralih tugas ke bank sentral. Hingga Kamis pagi, keputusan final terkait penggantinya belum ditetapkan.

“Kalau rencananya ada, tapi sampai tadi malam belum diputuskan, sehingga kalau ada kemungkinan hanya menambah atau mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Bapak Thomas Djiwandono yang sekarang bertugas menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia,” ujar Prasetyo di Kantor Bappenas, Jakarta.

Prasetyo menambahkan, pemerintah belum dapat menyampaikan detail lebih lanjut mengenai siapa yang akan mengisi jabatan tersebut maupun waktu pengumuman resmi reshuffle. Informasi lanjutan, kata dia, akan disampaikan setelah Presiden mengambil keputusan окончal.

“Nanti akan diumumkan pada waktunya,” katanya.

Berdasarkan keterangan pemerintah, Thomas Djiwandono sebelumnya menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan. Namun, hingga Kamis siang, pemerintah belum memberikan klarifikasi tambahan terkait perbedaan penyebutan jabatan dalam sejumlah ringkasan awal agenda resmi, khususnya menyangkut aspek administratif transisi tersebut.

Di luar agenda reshuffle, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri prosesi pengucapan sumpah jabatan Hakim Mahkamah Konstitusi pada sore hari yang sama. Hakim tersebut merupakan perwakilan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan telah disetujui melalui rapat paripurna sebelumnya.

“Rencana nanti sore akan ada agenda untuk hakim MK yang merupakan perwakilan dari DPR. Kemarin sudah diputuskan dari sidang paripurna untuk hari ini mengucapkan sumpah di hadapan Bapak Presiden,” ujar Prasetyo.

Penyesuaian kabinet ini menjadi langkah awal pemerintah pada tahun 2026, setelah Kabinet Merah Putih berjalan beberapa bulan sejak dilantik. Pemerintah menegaskan perombakan tersebut bersifat administratif dan teknokratis, tanpa membawa perubahan terhadap arah kebijakan strategis nasional.

Dari sisi pasar keuangan, dampak reshuffle diperkirakan baru akan tercermin setelah aktivitas perdagangan kembali dibuka. Bursa Efek Indonesia dijadwalkan beroperasi kembali pada Senin, 9 Februari 2026, usai libur perdagangan.

Sejumlah pelaku pasar menaruh perhatian pada peralihan pejabat di sektor ekonomi, termasuk di Bank Indonesia. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari otoritas pasar maupun bank sentral mengenai potensi implikasi kebijakan.

Pemerintah memastikan koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia tetap berjalan untuk menjaga stabilitas ekonomi makro. Hingga Kamis siang, susunan akhir kabinet pasca-penyesuaian tersebut belum diumumkan secara resmi.