Dmedia - Sayap Partai Gerindra, Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 dengan menggelar acara syukur yang berlangsung di NT Tower, Jakarta, Sabtu (21/12/2025).
Perayaan ini mengusung tema “Damai Kristus Mempersatukan Keluarga, Bangsa, dan Negara” sebagai refleksi komitmen organisasi dalam menjaga persatuan dan kerukunan nasional. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus GEKIRA, tokoh agama, serta sejumlah undangan dari berbagai kalangan.
Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, yang hadir dalam perayaan tersebut menekankan pentingnya kehidupan spiritual dalam menciptakan ketenangan dan keharmonisan sosial. Ia menilai kedekatan manusia dengan Tuhan menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang damai dan berkeadaban.
“Kita sangat percaya bahwa semakin dekat kita dengan Tuhan, semakin tenang hidup kita. Makanya semua sarana yang memungkinkan orang untuk lebih dekat dengan Tuhannya, perlu kita dukung”.
Lebih lanjut, Nasaruddin Umar menegaskan sikapnya yang konsisten dalam mendukung pembangunan rumah ibadah. Menurutnya, keberadaan rumah ibadah memiliki fungsi strategis sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
“Saya termasuk orang yang mendukung pembangunan rumah ibadah. Lebih baik rumah ibadah itu banyak, daripada rumah-rumah preman, rumah-rumah narkoba, rumah-rumah prostitusi dan sebagainya”.
Perayaan HUT ke-17 GEKIRA ini juga menjadi momentum untuk menegaskan peran organisasi tersebut dalam kehidupan politik dan kebangsaan. GEKIRA merupakan wadah umat Kristiani di dalam Partai Gerindra yang berfungsi memperjuangkan dan menyalurkan aspirasi umat Kristiani dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Organisasi ini didirikan bersamaan dengan lahirnya Partai Gerindra, sehingga keberadaannya disebut seumur dengan partai tersebut dan menjadi bagian integral dalam perjalanan politik Gerindra.